Blogger Widgets JALUR PENDIDIKAN: Oktober 2013

Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Blogger news

Rabu, 30 Oktober 2013

BULAN BAHASA

INI ADALAH POSTINGAN KE-4 SAYA

A.Secercah sejarah bulan bahasa  
.Negara kita indonesia memiliki beragam suku bangsa,suku2 bangsa tersebut tentu memiliki kebudayaan yg berbeda-beda baik dari segi bahasa,pakaian,dll.Perbedaan ini sangat mencolok dari suku bangsa yang satu dengan yang lainnya,sehingga mereka cenderung tidak melakukan komunikasi dan rasa persatuanpun sulit terjadi sehinga dahulu bangsa kita selaluuu dijajah. 

Ini warna hijauNamun hal itupun berakhir ketika sumpah pemuda di cetuskan,karena sumpah pemuda menyatukan seluruh suku bangsa indonesia dengan bahasa indonesia yang merupakan bahasa nasional kita,sehingga kitapun bisa lepas dari penjajahan.
  
Oktober sudah jamak diingat oleh banyak orang sebagai Bulan Bahasa. Tidak lain karena bulan ini dikaitkan dengan peristiwa besar Sumpah Pemuda yang salah satu isinya, “Menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.” Penyusun Sumpah Pemuda sendiri sedemikian menghargai bahasa — yang mewakili kebudayaan — sehingga tidak langsung dipukul rata sebagai, “satu tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia.” Khusus untuk bahasa, disebut sebagai menjunjung. Jadi sekalipun kita sudah bertanah air dan berbangsa yang satu, kebudayaan kita di dalamnya, termasuk bahasa, masih menyimpan beragam jenis. Namun demikian bahasa nasional tetap dijunjung karena dengan begitulah orang banyak tersebut dapat berkomunikasi satu dengan yang lain. 
sumber : http://alfian-the-new-akatsuki.blogspot.com/2007/10/negara-kita-indonesia-memiliki-beragam.html 

 B. bulan bahasa di SMA N I BELITANG 
bulan bahasa yang di adakan di SMA N 1 BELITANG akhirnya terlaksana pada tanggal 25-28 oktober setelah sebelumnya sempat tertunda. adapaun perlombaan yang di laksanakan adalah sebagai berikut : 

 lomba yang dilakukan pada hari Jumat, 25 Oktober

1.Lomba Tutur Cerita Rakyat,
 2.Lomba cipta dan Baca Puisi,
dan 3.Lomba Ranking 1

 Lomba pada hari Sabtu,26 Oktober 2013 1.Lomba MC, 2.Lawak, dan 3.Menirukan Tokoh. ini adalah foto para peserta tanggal 25 dan 26 oktober 2013,

Untuk data para peserta yang tampil di final bulan bahasa 2013 adalah sebagai berikut 
1. Ranking 1 :  
 a. Mutiara TF ( X IPA 6 ) 
 b. Hestiana ( X IPA 3 )
 c. Listiana ( XI IPA 4 )

 2. Cipta dan baca puisi 

a. XII IPA 4 
b. XII IPA 3 
c. XI IPA 6 
d. XI IPA 4 
e. XII IPS 4  

3. Tutur Cerita Rakyat 
a. XII IPA 3
b. XI IPA 2 
c. XII IPS 4 
d. XII IPA 5  

4. MC 
a. XII IPS 2 
b. XII IPA 2 
c. XII IPA 3 
d. XII IPA 1 
e. X IPS 1  

5. Pidato meniru tokoh 
a. X IPA 2 
b. X IPA 5 
c. X IPA 1 
d. XII IPA 5  

6. Lawak ( untuk lomba lawak saya tidak tahu pasti karena saya kekurangan informasi, jadi mohon maaf bila ada kesalahan informasi )  
a. XII IPA 3 
b. XII IPA 5
 c. XII IPS 4 A

cara finalisasi bulan bahasa di laksanakan tanggal 28 OKTOBER 2013 bertempat di aula. Namun sebelumnya, Siswa siswi dihibur dengan penampilan Merching band dan jaranan yang memukau. Acara final bulan bahasa tahun 2013 berjalan dengan meriah. Berikut adalah gambarnya




Pemenang lomba diumumkan pada tanggal 4 november 2013.

Demikianlah informasi yang sayadapat sampaikan. jangan lupa tinggalkan koment yee!!!!

Sabtu, 19 Oktober 2013

Bangsa Lemuria: bangsa yang hilang

INI ADALAH POSTINGAN KE-3

Lemuria/Mu merupakan peradaban kuno yg muncul terlebih dahulu sebelum peradaban Atlantis.Para peneliti menempatkan era peradaban Lemuria disekitar periode 75.000 SM – 11.000 SM. Jika kita lihat dari periode itu, bangsa Atlantis dan Lemuria seharusnya pernah hidup bersama selama ribuan tahun lamanya. Gagasan benua Lemuria terlebih dahulu eksis dibanding peradaban Atlantis dan Mesir kuno dapat kita peroleh penjelasannya dari sebuah karya Augustus Le Plongeon (1826-1908), seorang peneliti dan penulis pada abad ke-19 yang mengadakan penelitian terhadap situs-situs purbakala peninggalan bangsa Maya di Yucatan.. 

Informasi tersebut diperoleh setelah keberhasilannya menterjemahkan beberapa lembaran catatan kuno peninggalan Bangsa Maya. Dari hasil terjemahan, diperoleh beberapa informasi yang menunjukkan hasil bahwa bangsa Lemuria memang berusia lebih tua daripada peradaban nenek moyang mereka (Atlantis). Namun dikatakan juga, bahwa mereka pernah hidup dalam periode waktu yang sama, sebelum kemudian sebuah bencana gempa bumi dan air bah dasyat meluluh lantakkan dan menenggelamkan kedua peradaban maju masa silam tersebut. Hingga saat ini, letak dari Benua Lemuria pada masa silam masih menjadi sebuah kontroversi, namun berdasarkan bukti arkeologis dan beberapa teori yang dikemukakan oleh para peneliti, kemungkinan besar peradaban tersebut berlokasi di samudera Pasifik (di sekitar Indonesia sekarang).  

Banyak arkeolog memepercayai bahwa Easter Island yang misterius itu merupakan bagian dari benua Lemuria. Hal ini jika dipandang dari ratusan patung batu kolosal yang mengitari pulau dan beberapa catatan kuno yang terukir pada beberapa artefak yang mengacu pada bekas-bekas peninggalan peradaban maju pada masa silam. Mitologi turun temurun para suku Maori dan Samoa yang menetap di pulau-pulau disekitar Samudera Pasifik juga menyebutkan bahwa dahlulu kala pernah ada sebuah daratan besar besar di Pasifik yang yang hancur diterjang oleh gelombang pasang air laut dasyat (tsunami), namun sebelumnya bangsa mereka telah hancur terlebih dahulu akibat peperangan. Keadaan Lemuria sendiri digambarkan sangat mirip dengan peradaban Atlantis, memiliki tanah yang subur, masyarakat yang makmur dan penguasaan terhadap beberapa cabang ilmu pengetahuan yang mendalam. faktor-faktor tersebut tentunya menjadi sebuah landasan pokok bagi bangsa Lemuria untuk berkembang pesat menjadi sebuah peradaban yang maju dan memiliki banyak ahli/ilmuwan yang dapat menciptakan suatu trobosan baru dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mereka. 

 Seperti banyak dikemukakan oleh beberapa pakar spiritual dan arkeologi, bahwa bangsa Lemurian dan Atlantean menggunakan crystal secara intensif dalam kehidupan mereka. 

Edgar Cayce, seorang spiritualis Amerika melalui channelingnya berkali-kali mengungkapkan hal yang sama. Kuil-kuil Lemuria dan Atlantis menempatkan sebuah crystal generator raksasa yang dikelilingi kristal-kristal lain, baik sebagai sumber tenaga maupun guna berbagai penyembuhan.  

Banyak info mengenai atlantis dan lemurian diperoleh dengan men-channel kristal-kristal `old soul’ yang pernah digunakan pada kedua jaman ini. Beberapa monumen batu misterius yang berhasil ditemukan di bawah perairan Yonaguni, Jepang, memungkinkah monumen-monumen ini merupakan sisa-sisa dari peradaban Lemuria.  

Namun, berbeda dengan bangsa Atlantis yang lebih mengandalkan fisik, teknologi dan gemar berperang, bangsa Lemuria justru dipercaya sebagai manusia-manusia dengan tingkat evolusi dan spiritual yang tinggi, sangat damai dan bermoral. Menurut Edgar Cayce, munculnya Atlantis sebagai suatu peradaban super power pada saat itu (kalau sekarang mirip Amerika Serikat) membuat mereka sangat ingin menaklukkan bangsa-bangsa di dunia, di antaranya Yunani dan Lemuria yang dipandang oleh para Atlantean sebagai peradaban yang kuat. Berbekal peralatan perang yang canggih serta strategi perang yang baik, invansi Atlantis ke Lemuria berjalan seperti yang diharapkan. Sifat dari Lemurian yang menjunjung tinggi konsep perdamaian, mereka tidak dibekali dengan teknologi perang secanggih bangsa Atlantean, sehingga dalam sekejap, Lemuria pun jatuh ketangan Atlantis. Para Lemurian yang berada dalam kondisi terdesak, ahirnya banyak meninggalkan bumi untuk mencari tempat tinggal baru di planet lain yang memiliki karakteristik mirip bumi, mungkin keberadaan mereka saat ini belum kita ketahui (ada yang mengatakan saat ini mereka tinggal di Planet Erra/Terra digugus bintang Pleiades). Mungkin kisah para Lemurian yang meninggalakan bumi untuk menetap di planet lain ini sedikit tidak masuk akal, tapi perlu kita ketahui bahwa teknologi mereka pada saat itu sudah sangat maju, penguasaan teknologi penjelajahan luar angkasa mungkin telah dapat mereka realisasikan pada jauh hari. Tentunya penguasaan teknologi yang sama pada era peradaban kita ini, belum bisa disandingkan dengan kemajuan teknologi yang mereka ciptakan. (Baca artikel Piri Reis Map sebagai bahan pertimbangan).  

Dari sekelumit kisah yang saya uraikan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa para Lemurian tidak musnah oleh bencana gempa bumi dan air bah seperti yang dialami oleh para Atlantean, namun karena peranglah yang membuat sebagian dari mereka berguguran.  

Sementara semenjak kekalahannya oleh bangsa Atlantis, otomatis wilayah Lemuria dikuasai oleh para Atlantean, sampai saat ahirnya daratan itu diterpa oleh bencana yang sangat dasyat yang kemudian menenggelamkannya bersama beberapa daratan lainnya, termasuk diantaranya Atlantis itu sendiri 

Sebagai referensi, Istana Taifurkhafi di Istanbul, Turki, tersimpan selembar peta kuno yang sangat unik. Peta kuno yang terbuat dari bahan kulit rusa (Gazelle skin) ini ditemukan pada awal abad ke-18, sekilas jika dilihat mungkin hanyalah merupakan selembar replika peta daratan dimasa masa lalu. Dalam peta tersebut, hanya kawasan Laut Tengah yang tergambar secara persis, sedangkan kawasan lainnya, seperti benua Amerika dan benua Afrika tergambar sangat berbeda.  

Kemudian, di saat para ilmuwan menelitinya dengan lebih lanjut, hasil yang diperoleh sangat mengejutkan, karena ternyata peta kuno ini sebenarnya adalah gambar pandangan udara dari atas angkasa yang sangat detail dan terperinci. Jika disandingkan dengan gambar yang diambil dari pesawat Apollo 8, maka peta kuno Turki ini bagaikan fotokopinya. Gambar perubahan garis besar pada benua Amerika dan Afrika di peta kuno tersebut, sesuai dengan gambar yang diambil melalui pesawat Apollo 8. Dan yang lebih menakjubkan lagi adalah, bahwa peta kuno itu melukiskan bentuk rumit permukaan bumi, kutub selatan yang tertutup lapisan es tebal tidak ada perbedaan sedikit pun dengan hasil gambar pemetaan menggunakan fatometer yang dilakukan oleh tim eksplorasi kutub selatan pada tahun 1952, yang mengadakan penyelidikan keadaan bumi di bawah lapisan es. 

Lalu siapakah pada masa purbakala yang sudah menguasai teknologi tinggi pemotretan melalui angkasa luar? Dari penemuan peta kuno ini menjadi suatu bukti akan kemajuan pengetahuan ilmu astronomi peradaban masa silam yang sampai detik inipun belum bisa dikuasai oleh manusia-manusia zaman sekarang yang notabene mungkin mempunyai peralatan yang lebih canggih dari mereka. Studi lebih lanjut mengatakan mungkin mereka telah dapat menciptakan suatu trobosan teknologi yang luar biasa pada masa itu,seperti telah melakukan penjelajahan luar angkasa dan pendaratan diplanet lain. Apalagi hal tersebut didukung oleh beberapa penemuan artefak-artefak kuno yang menggambarkan beberapa gambaran imajinasi astronot-astronot pada masa silam. Lalu, mungkinkah nenek moyang kita sudah ada yang bermigrasi dan menetap di planet-planet lain, yang memiliki karakteristik mirip dengan bumi yang pada saat mungkin belum dapat ditemukan keberadaannya oleh para astronom kita? Jikalau benar demikian, apakah ada benarnya juga kisah mengenai bangsa Lemuria yang dikisahkan sebagian penduduknya banyak yang bermigrasi keluar dari Bumi untuk mencari tempat tinggal baru diplanet lain, ketika diambang kekalahannya dengan bangsa Atlantis pada dahulu kala? hanya TUHAN yang tahu itu semua. sumber http://jakarta45.wordpress.com/2012/04/16/sejarah-bangsa-lemuria-leluhur-indonesia/