Blogger Widgets PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA INIJALUR PENDIDIKAN

Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Blogger news

Senin, 16 September 2013

PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA INI

“Pendidikan karakter adalah pendidikan untuk 275 juta penduduk Indonesia”

Sebelum kita membahas topik ini lebih jauh lagi saya akan memberikan data dan fakta berikut:
• 158 kepala daerah tersangkut korupsi sepanjang 2004-2011
• 42 anggota DPR terseret korupsi pada kurun waktu 2008-2011
• 30 anggota DPR periode 1999-2004 terlibat kasus suap pemilihan DGS BI
• Kasus korupsi terjadi diberbagai lembaga seperti KPU,KY, KPPU, Ditjen Pajak, BI, dan BKPM

Sumber : Litbang Kompas

Kini setelah membaca fakta diatas, apa yang ada dipikran anda? Cobalah melihat lebih ke atas sedikit, lebih tepatnya judul artikel ini. Yah, itu adalah usulan saya untuk beberapa kasus yang membuat hati di dada kita “terhentak” membaca kelakuan para pejabat Negara.

Pendidikan karakter, sekarang ini mutlak diperlukan bukan hanya di sekolah saja, tapi dirumah dan di lingkungan sosial. Bahkan sekarang ini peserta pendidikan karakter bukan lagi anak usia dini hingga remaja, tetapi juga usia dewasa. Mutlak perlu untuk kelangsungan hidup Bangsa ini.

Bayangkan apa persaingan yang muncul ditahun 2021? Yang jelas itu akan menjadi beban kita dan orangtua masa kini. Saat itu, anak-anak masa kini akan menghadapi persaingan dengan rekan-rekannya dari berbagai belahan Negara di Dunia. Bahkan kita yang masih akan berkarya ditahun tersebut akan merasakan perasaan yang sama. Tuntutan kualitas sumber daya manusia pada tahun 2021 tentunya membutuhkan good character.

Bagaimanapun juga, karakter adalah kunci keberhasilan individu. Dari sebuah penelitian di Amerika, 90 persen kasus pemecatan disebabkan oleh perilaku buruk seperti tidak bertanggung jawab, tidak jujur, dan hubungan interpersonal yang buruk. Selain itu, terdapat penelitian lain yang mengindikasikan bahwa 80 persen keberhasilan seseorang di masyarakat ditentukan oleh emotional quotient.

Bagaimana dengan bangsa kita? Bagaimana dengan penerus orang-orang yang sekarang sedang duduk dikursi penting pemerintahan negara ini dan yang duduk di kursi penting yang mengelola roda perekonomian negara ini? Apakah mereka sudah menunjukan kualitas karakter yang baik dan melegakan hati kita? Bisakah kita percaya, kelak tongkat estafet kita serahkan pada mereka, maka mereka mampu menjalankan dengan baik atau justru sebaliknya?

Dari sudut pandang psikologis, saya melihat terjadi penurunan kulaitas “usia psikologis” pada anak yang berusia 21 tahun pada tahun 20011, dengan anak yang berumur 21 pada tahun 2001. Maksud usia psikologis adalah usia kedewasaan, usia kelayakan dan kepantasan yang berbanding lurus dengan usia biologis. Jika anak sekarang usia 21 tahun seakan mereka seperti berumur 12 atau 11 tahun. Maaf jika ini mengejutkan dan menyakitkan.

Walau tidak semua, tetapi kebanyakan saya temui memiliki kecenderungan seperti itu. Saya berulangkali bekerjasama dengan anak usia tersebut dan hasilnya kurang maksimal. Saya tidak “kapok” ber ulang-ulang bekerja sama dengan mereka. Dan secara tidak sengaja saya menemukan pola ini cenderung berulang, saya amati dan evaluasi perilaku dan karakter mereka. Kembali lagi ingat, disekolah pada umumnya tidak diberikan pendidikan untuk mengatasi persaingan pada dunia kerja. Sehingga ada survey yang mengatakan rata-rata setelah sekolah seorang anak perlu 5-7 tahun beradaptasi dengan dunia kerja dan rata-rata dalam 5-7 tahun tersebut pindah kerja sampai 3-5 kali. Hmm.. dan proses seperti ini sering disebut dengan proses mencari jati diri. Pertanyaan saya mencari “diri” itu didalam diri atau diluar diri? “saya cocoknya kerja apa ya? Coba kerjain ini lah” lalu kalau tidak cocok pindah ke lainnya. Kenapa tidak diajarkan disekolah, agar proses anak menjalani kehidupan di dunia yang sesungguhnya tidak mengalami hambatan bahkan tidak jarang yang putus asa karena tumbuh perasaan tidak mampu didalam dirinya dan seumur hidup terpenjara oleh keyakinannya yang salah.

Baiklah kembali lagi ke topik, Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.

Bagi Indonesia sekarang ini, pendidikan karakter juga berarti melakukan usaha sungguh-sungguh, sitematik dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter rakyat Indonesia. Dengan kata lain, tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab, tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta tanpa rasa percaya diri dan optimisme. Inilah tantangan kita bangsa Indonesia, sanggup? Theodore Roosevelt mengatakan: “To educate a person in mind and not in morals is to educate a menace to society” (Mendidik seseorang dalam aspek kecerdasan otak dan bukan aspek moral adalah ancaman mara-bahaya kepada masyarakat)

Sumber : http://www.pendidikankarakter.com/pentingnya-pendidikan-karakter-dalam-dunia-pendidikan/


28 komentar:

Unknown mengatakan...

baguss pungg..
kerenn,,
jgn lp koment balik ya
ariscandra12.blogspot.com

Unknown mengatakan...

postingan nya bgus, mudah2an pejabat2 yang kkorupsi itu mendapatkan balasan yg setimpal

Gopung_liverpudilan mengatakan...

ya...mksih ats kunjungan anda

Unknown mengatakan...

bgus pung,,,,,,lnjutkan

Veronica Henni mengatakan...

pendidikan karakter sepertinya perlu dibina sejak dini. musnahkan koruptor !!! :-D ,,banyakin lagi artikel sosial politiknya :)

Unknown mengatakan...

Sip dah,,

Gopung_liverpudilan mengatakan...

oke,, makasih atas kunjungan anda dan juga masukannya

Gopung_liverpudilan mengatakan...

sama sama, makasih atas kunjungan anda

Unknown mengatakan...

bagus pungg ,, smoga d'dngar,,
comment back
dwiprastyoapregema.blogspot.com

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...

bagus kawan ..
jangan lupa kunjungi blog saya dan jangan lupa beri koment
==> http://andrimanullang14.blogspot.com

Unknown mengatakan...

terimakasih postingny sngt mmbntu

Unknown mengatakan...

good luck,.,

Unknown mengatakan...

sukses bwat mendidik karakter bangsa ini,,,

Unknown mengatakan...

keren.. tp keren lg klau anda coment balik heristiantoxia.blogspot.com

Unknown mengatakan...

bagus postingannya

enara ma'ating mengatakan...

good post..
comback yaa.
enaramaating.blogspot.com

Unknown mengatakan...

kerennnnn belajar dengan anda di postingan ini sangat membantu saya.....koment balik maratussholikhahipa2.blogspot.com....dan saya tunggu postingan anda slnjtnya....

Unknown mengatakan...

sippp... infonya keren

jngan lpa comment balik posting ktiga di sitiyuriah.blogspot.com

Unknown mengatakan...

sangat bermanfaat,,,
http://www.pipitanggrainyx1ipa3.blogspot.com/

Unknown mengatakan...

good

Unknown mengatakan...

baguss....

Unknown mengatakan...

good job bray

Unknown mengatakan...

postingnya bagus,,,,,koment balik yaa http://oktaapregema.blogspot.com/

indah permata s mengatakan...

bagus...comback http://indahpermatasarixia.blogspot.com/2013/10/beberapa-seni-bela-diri.html

Gopung_liverpudilan mengatakan...

oke mksh ats knjgannya..
jgn lpa kmnt post sy yg ke 3 dan 4

Unknown mengatakan...

informasi yang bermanfaat.. :)

Unknown mengatakan...

bgus tuh,,,,,,,,,,,,,,
comback ya,,
nuroktavaianaxia1.blogspot.com

Posting Komentar

komentar lah dengan kata sopan dan sesuai dengan tema